Suku kanibal di dunia, dekat Indonesia masih ada

suku-kanibal-di-dunia-dekat-indonesia-masih-ada
Share this:

Kanibalisme menjadi salah satu yang paling menakutkan di dunia. Kanibalisme adalah tindakan memakan daging manusia atau organ dalam manusia. Beberapa ahli berpendapat, tidak ada bukti kuat bahwa praktik kanibalisme bisa diterima secara sosial di mana pun di dunia, dan kapan pun dalam sejarah.

Namun, sebagian besar negara masih ada suku kanibal meskipun mereka tinggal di tempat terpencil. Banyak orang yang memandang suku kanibal sebagai sesuatu yang menakutkan, karena kebiasaan mereka memakan daging manusia.

Seperti dikutip Merdeka.com dari berbagai sumber, berikut beberapa suku kanibal di dunia yang paling seram:

1. Suku Indian di Karibia

Suku kanibal paling berbahaya di dunia urutan pertama ditempati oleh kelompok Indian Karibia. Nama kanibal sendiri diambil dari nama daerah ini, Cariba yang awalnya dicetuskan oleh Christopher Columbus saat menemukan pulau Karibia.

Suku kanibal Karibia adalah suku pertama yang mengenalkan praktik kanibalisme di dunia, yang nantinya berdampak pada eksploitasi dan pembantaian. Hal ini awalnya dilakukan sebagai balas dendam kepada musuh perang yang telah membunuh anggota keluarga mereka.

Budaya yang berlangsung hingga abad 17 ini perlahan hilang seiring dengan agama Kristen yang masuk ke Karibia. Penduduk kanibal juga perlahan membaur dan berasimilasi dengan masyarakat biasa

.2. Suku Aztec di Amerika

Suku Aztec adalah suku kuno penghuni wilayah (yang sekarang menjadi Meksiko) seratus tahun yang lalu. Suku Aztec terkenal dengan kehebatan dalam berperang dan jaya pada masa kepemimpinan Raja Tlacaelel. Suku yang termasuk dalam list kanibal ini mengorbankan nyawa manusia bukan tanpa sebab.

Raja Aztec mempersembahkan tumbal sebagai ritual pemujaan untuk dewa mereka, Huitzilopochtli. Para tumbal akan dikorbankan dengan mencabut jantungnya saat masih berdetak, setelahnya tumbal ini akan dimasak untuk dijadikan santapan bersama. Selama satu tahun, suku Aztec mengorbankan lebih dari seribu jiwa sebagai tumbal.

3. Suku Maori di Selandia Baru

Maori adalah suku pertama yang mendiami sebuah daratan Aetearoa, wilayah di Selandia Baru yang berarti Tanah Awan Putih Berarak. Praktik kanibal dalam kehidupan suku ini sudah mendarah daging dan menjadi budaya tersendiri.

Buktinya, ketika salah satu kapal Inggris, The Boyd berlabuh dan membunuh anak sang kepala suku. Sebagai gantinya mereka membalas dengan membasmi habis semua awak kapal dan menjadikan tubuh mereka sebagai santapan. Luar biasa kejam.

4. Suku Korowai di Papua New Guinea

Di New Guinea Barat, di sepanjang Sungai Ndeiram Kabur, hampir 4000 orang di suku Korowai menyimpan konsumsi daging manusia untuk acara-acara khusus: yaitu, balas dendam.

Mereka percaya bahwa seorang khakhua (“manusia penyihir”) membunuh anggota suku untuk alasan yang tidak diketahui, jadi mereka harus memakan tubuh korban untuk membalaskan dendamnya

.5. Suku Aghori di India

Sebuah sekte biarawan yang dikenal sebagai Aghori percaya bahwa rohani mereka bisa lebih bercahaya jika mereka memakan mayat. Saat ini ada sekitar 20 anggota suku, populasi mereka pernah mencapai ratusan.

Ritual itu termasuk minum dari mangkuk-mangkuk yang terbuat dari tengkorak manusia. Suku ini hanya memakan tubuh orang yang sudah mati, mereka tidak pernah membunuh manusia yang mereka makan.

Share this:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *