Aneh bin Ajaib, 4 Gangguan Kesehatan yang Justru Baik untuk Tubuh

Share this:

Ketika Anda bersin sepanjang musim panas karena alergi, atau menderita migrain, mungkin sulit untuk melihat sisi baik dari hal itu.

Pasalnya, mengutip dari Women’s Weekly, sains menemukan bahwa beberapa penyakit ringan seperti bersin dan migrain sebenarnya bisa melindungi seseorang dari beberapa penyakit besar. Penasaran, seperti apa? Yuk, simak ulasan lengkapnya di bawah ini:

1.Rinitis

Rinitis terjadi ketika sistem kekebalan seseorang bertindak melebihi batas untuk berbagai partikel di udara yang dihirup, bisa dikatakan bahwa seseorang tersebut mengalami alergi. Sistem kekebalan menyerang partikel di tubuh, menyebabkan gejala-gejala seperti bersin dan hidung meler.

Para peneliti Italia menemukan fakta bahwa rhinitis membantu melawan gejala awal gula darah tinggi. Gula darah yang tinggi menimbulkan penyakit-penyakit kronis di kemudian hari. Untuk mengurangi gejala rhinitis, konsumsi suplemen pycnogenol.

2.Eksim

Mereka yang memiliki eksim berisiko lebih rendah terkena kanker kulit. Ini karena jaringan eksim melindung kulit. Menurut penulis studi Profesor Fiona Watt dari Kings College London, eksim menempatkan kulit sebagai pertahanan diri dari patogen seperti bakteri dan virus. Mekanisme pertahanan yang sama juga dapat melindungi kulit terhadap kanker.

Tingkatkan kemampuan kulit dengan mengonsumsi minyak ikan yang berfungsi mengurangi gejala-gejala eksim serta membantu meningkatkan pertahanan alami dari sinar matahari, yang berpotensi meningkatkan risiko terhadap kanker kulit.

3.Morning sickness

Beberapa kondisi yang masih keliru bahkan merupakan musuh besar para ibu hamil adalah morning sickness. Nah, tak banyak yang tahu bahwa morning sickness dapat mengurangi risiko keguguran. Menurut analisis studi oleh dokter di Kanada, morning sickness dikaitkan dengan profil hormon yang berfungsi menurunkan risiko keguguran dan kelahiran prematur.

“Meskipun sulit untuk memberikan semua saran yang dapat membantu mengurangi gejalanya, makan makanan kecil setiap satu sampai dua jam, termasuk sedikit protein untuk menyeimbangkan gula darah, dan minum cairan dingin 20 hingga 30 menit sebelum atau sesudah makan,” saran penulis studi, Caroline Maltepe dari Program Motherisk Toronto di The Hospital for Sick Children.

4.Migrain

Para ilmuwan belum tahu pasti, tetapi Profesor Christopher Li dari Pusat Penelitian Kanker Fred Hutchinson di AS mengatakan bahwa migrain dan kanker payudara berhubungan secara hormonal. Ya, migrain ditengarai bisa memangkas risiko kanker payudara.

Untuk membantu menurunkan risiko kedua kondisi tersebut, kurangi asupan alkohol. Sebab, alkohol bisa menjadi pemicu migrain. Bagi beberapa wanita, kebiasaan minum alkohol merupakan faktor yang paling konsisten meningkatkan risiko kanker payudara.

Share this: