Begini Cara Mudah Raup Jutaan Rupiah dari Menjadi Vlogger

079674000_1503403976-HL_Acting_in_London_COUK (1)
Share this:

Pernah dengar kabar tentang Raditya Dika yang punya penghasilan puluhan juta rupiah dari YouTube? Komika (pelaku Stand Up Comedy di televisi) itu terkabar memiliki pendapatan tak kurang dari Rp 37,7 juta per bulan dari kreator konten YouTube saja.

Itu belum seberapa. Ada lagi Edho Pratama alias Edho Zell. Dengan dua channel (kanal) YouTube-nya, Edho Zell dan Edho Zell Days, pemuda ini bisa meraup Rp 44.317.000 per bulan.

Tajir melintir, begitu istilah anak mudanya. Kisah-kisah sukses para Youtuber tentu saja bukan cuma di Indonesia. Di berbagai belahan dunia, terdata sepak terjang puluhan milenials yang mampu meraup jutaan dolar Amerika dari kanal YouTube yang mereka buat.

Kalau Anda merasa punya sensitifitas dan passion tinggi dalam dunia broadcasting, peluang ini tidak ada salahnya dicoba. Yang penting kreatif dan aktif menggunggah konten-konten menarik dan orisinil. Dua hal itu merupakan syarat penting untuk mengundang kedatangan penonton (viewer) dan anggota (subscriber) yang banyak.

Asal tahu saja, banyaknya subscriber dan viewer ini berbanding lurus dengan fulus yang bakal Anda terima dari sharing iklan di situs video gratisan di internet.

Jika Anda sudah terkenal dan memiliki nama besar sebagai Youtuber, personal brand Anda juga laku digunakan sebagai brand endorser. Maklum saja, brand hanya mau bekerja sama dengan mereka yang memiliki puluhan atau ratusan ribu subscriber.

Untuk menuju ke arah sana memang bukan jalan yang mudah. Untuk para kreator konten pemula, Anda bisa menaruh harapan untuk memonetize video melalui Google AdSense. Bagaimana liku-liku untuk mulai menempuh jalan Youtuber? Yuk, ikuti paparan dari Danaxtra berikut ini.

Penggunaan YouTube Meningkat Pesat

Saat ini, penggunaan YouTube meningkat pesat, yakni mencapai 1 miliar jam per hari. Pengguna YouTube menggunakan smartphone meningkat 250 persen alias dua setengah kali lipat. Artinya, YouTube semakin digemari orang. Ini merupakan peluang bagi Anda untuk mendapatkan uang dari situs search engine berbasis video ini.
Ada jutaan orang yang mencari informasi di internet melalui dua saluran, yakni Google (www.google.com) atau YouTube (www.youtube.com). YouTube merupakan pilihan kedua setelah Google, karena YouTube adalah mesin pencari berbasis video. Namun kelebihannya, lewat media audio visual ini, orang lebih mudah mengerti dan memahami informasi.
Karena itu, orang berlomba-lomba mencari penghasilan lewat YouTube. Namun demikian, tak ada yang instan dalam menggapai sukses. Namun tak ada salahnya Anda mencoba dan mencoba lagi hingga berhasil menampilkan kanal YouTube yang disukai pemirsa, sesuai dengan minat dan kemampuan Anda.
Sebelumnya, Anda harus menyiapkan “senjata” utamanya terlebih dulu, yakni:
– Personal Computer (PC/komputer) atau laptop
– Koneksi Internet (Coba simak: Trik agar Anda Lebih Hemat Data saat Menonton video)
– Smartphone/HP/ponsel pintar beresolusi tinggi

Tips Jadi Youtuber

Tertarik jadi Youtuber? Coba ikuti tips-tips dari Danaxtra berikut ini!
1. Buat Akun/Kanal YouTube
YouTube merupakan salah satu produk Google yang terhubung dengan produk-produk lainnya, seperti Gmail, Blogger, Google AdSense, Google Plus, Google Drive.
Pertama, buatlah akun di YouTube. Bisa mengisi semua data di formulir yang telah disediakan, atau lewat akun Google. Sangat disarankan, Anda membuat akun Google terlebih dahulu.
Lalu, buatlah kanal Anda di YouTube. Beri nama yang menarik dan mudah diingat, juga tetapkan karakter kanal Anda yang bisa membedakan atau lebih menonjol dibanding kanal-kanal sejenis.
2. Lakukan Verifikasi Akun YouTube dengan Nomor HP
Anda harus melakukan verifikasi agar Anda bisa menjadi Mitra Terverifikasi YouTube. Tujuannya agar dapat mengunggah video dengan durasi panjang lebih dari 15 menit, dan merupakan syarat monetasi kanal Anda.
Caranya: masuk ke dashboard YouTube Anda > klik menu “Channel” di sebelah kiri dashboard > pilih menu Status dan Fitur > klik Verifikasi > Anda akan diarahkan ke halaman verifikasi. Pilih Negara dan masukkan nomor HP (harus asli) dan pilih Terima Pesan.
Secara otomatis, sistem Google akan mengirimkan pesan verifikasi berupa 6 digit kode angka. Ketikkan kode tersebut pada kolom yang disediakan pada halaman tersebut, dan klik tombol Verifikasi.

3. Buat Video yang Menarik

Inilah hal utama yang harus Anda lakukan, karena dari video lah Anda bisa mendapatkan uang. Ada harus sudah memiliki gambaran video apa yang akan Anda buat. Patokannya, video itu harus menarik bagi pemirsa YouTube, sebab semakin menarik semakin banyak pula pemirsa yang menonton video Anda.
Anda bisa syuting menggunakan smartphone, handycam, atau kamera SLR. Yang penting, video itu harus orisinil karya Anda, sebab jika menggunakan karya yang sudah menjadi hak cipta orang lain, Anda bisa kena klaim dan akan menyulitkan bisnis YouTube Anda nanti.
4. Unggah Video ke YouTube
Setelah video Anda selesai dibuat dan melalui proses editing (diberi teks, voice over, atau pemotongan gambar seperlunya).
Caranya: Buka aplikasi YouTube, kemudian klik menu tab ikon orang di pojok kanan atas layar. Lalu klik tanda panah ke atas yang dibalut lingkaran merah.
Berikutnya pilih aplikasi Gallery, atau aplikasi lain yang Anda lebih paham. Di galeri, klik video yang hendak Anda upload ke YouTube. Beri judul, deskripsi dan tag, kemudian klik tombol panah di kanan atas layar. Sistem kemudian akan memberikan penawaran untuk mengedit video lewat fitur-fitur yang sudah tersedia. Tap teks “got it” untuk menerima penawaran.
Di sini, Anda dapat mengedit video sesuai keinginan, Anda dapat pula menambahkan filter, audio, dan efek. Perhatikan dua ikon di bagian atas jendela video. Setelah seluruhnya selesai, klik tombol panah di kanan layar untuk mengunggah video ke YouTube.

5. Beri Thumbnail Gambar yang Menarik dan Relevan

Anda bisa membuat thumbnail gambar pada video Anda. Thumbnail ini nanti akan muncul sebagai gambar depan video Anda. Tampilkan gambar yang cocok atau paling menarik atau eye-catching, unik, agar menarik penonton untuk mengklik video Anda dan menontonnya.
Usahakan gambar yang Anda tampilkan di awal itu relevan dengan isi video, agar tidak membuat kecewa penonton Anda, sehingga meninggalkan video Anda selamanya. Jika Anda ingin mengganti thumbnail gambar, Anda bisa mengunggah gambar baru yang Anda inginkan dengan mengklik tombol Thumbnail Custom.
6. Perhatikan Faktor SEO YouTube
SEO (search engine optimization/pengoptimalan mesin telusur) adalah upaya untuk meningkatkan peringkat situs Anda dan menghemat waktu. SEO bukan hanya untuk blog (teks) tapi juga YouTube (video).
Gunakan dulu SEO tingkat dasar agar video Anda keyword (kata kunci)-nya berada di jajaran atas dan mendapat view yang banyak.
Caranya:
a. Beri judul video Anda. Gunakan keyword yang yang terkait dengan isi video dan kata-kata yang umum digunakan masyarakat.
b. Isi deskripsi video untuk memberikan keterangan lebih detail tentang materi video (bila dibutuhkan).
c. Isi tag video untuk mempermudah saat menampilkan related video. Tag video yang relevan akan tampil bersamaan, saat penonton mencari sebuah tema video.
d. Share atau bagikan ke media sosial untuk memberitahu keberadaan video Anda kepada khalayak ramai di dunia maya (netizen). Anda juga bisa men-share video ke media sosial Anda, agar kontak-kontak Anda mengetahui video Anda dan tertarik untuk menontonnya.

7. Monetisasi Kanal YouTube Anda

Sign in ke akun YouTube Anda, pilih menu “account information” di sebelah kanan atas layar, lalu klik “Creator Studio”. Di menu di sebelah kiri, pilih “channel” dan klik “Status and features”. Kemudian, pilih “Enable Monetisation”, kemudian setujui agreement yang ada.
8. Sambungkan Kanal YouTube ke AdSense
Setelah mengaktifkan monetisasi pada kanal YouTube Anda, lakukan associate (kemitraan) dan approved akun AdSense Anda ke akun YouTube Anda. Nantinya, akan tersedia fitur YouTube Analytic yang dapat Anda gunakan untuk men-track atau mengetahui penghasilan Anda. Honor akan dibayarkan jika Anda melengkapi atau mengikuti YouTube payment treshold yang ada.
Cara menautkannya:
– Pilih menu Saluran > Monetisasi. Akan muncul halaman “status akun” > klik pada link bertuliskan akun AdSense.
– Akan ada pemberitahuan bahwa Anda dialihkan ke AdSense. Untuk menautkan akun AdSense Anda, silakan klik tombol “Berikutnya” (Next)
– Selanjutnya, isi informasi Kontak Anda pada kolom yang disediakan. Jika sudah terisi semuanya, klik tombol “Kirim permohonan saya”.

9. Optimalkan Fungsi Monetisasi pada Kanal YouTube

Untuk mengoptimalkan kanal YouTube Anda, penuhi beberapa kriteria berikut ini:
– Video harus menarik untuk ditonton (user-friendly)
– Kontennya harus merupakan karya orisinil Anda agar dapat di-promote (dipromosikan)
– Copyrighted videos (video karya orang lain yang sudah memiliki hak cipta) yang Anda plagiasi dari internet tidak akan menghasilkan apa-apa. Sebaiknya, urungkan niat Anda untuk melakukan plagiasi
– Video Anda harus memerhatikan Terms of Service dan Community Guidelines (aturan-aturan yang ditetapkan pihak YouTube)
– Setelah video Anda diaktifkan fungsi monetisasinya, beberapa iklan akan muncul di video Anda berikutnya
10. Melakukan Conversion Rate ke Product Page
Jika Anda bertanggung jawab untuk suatu perusahaan atau bisnis tertentu, Anda dapat menjadikan saluran YouTube Anda sebagai suatu kesempatan untuk meningkatkan conversion rate Anda.
Buatlah konten yang menunjukkan betapa bagus dan menariknya produk yang ingin ditonjolkan lewat soft promotion. Kemudian buatlah link pada product page Anda di kolom deskripsi YouTube video Anda.
Hal ini kerap kali dilakukan para vlogger yang ingin menjual sesuatu secara halus. Contohnya, pada video musik biasanya banyak di-shoot produk-produk tertentu yang dipakai oleh bintang utama atau penyanyinya.

11. Menjual Video di Website Penjualan Video

Anda bisa juga menjual video Anda di website komersial yang memberikan sarana untuk Anda para video-maker untuk berjualan hasil karya Anda.
Jadi, pada YouTube, Anda dapat meng-upload tayangan berupa teaser dan mengarahkan penonton Anda untuk membayar jika ingin menonton versi lengkapnya.
12. Mengarahkan Traffic untuk Afiliasi Link
Affiliate marketing jelas merupakan peluang untuk menghasilkan uang secara online yang sangat populer. Masalahnya adalah bahwa begitu banyak pemasar affiliate ini yang tidak mengemukakan bagaimana rincinya upaya yang diperlukan untuk menghasilkan pendapatan yang cukup besar.
Dibandingkan mengandalkan blog yang ada untuk mengarahkan orang ke affiliate link, cobalah membuat saluran YouTube yang keren dan menggunakannya sebagai katalis yang dapat mengarahkan ke affiliate link tadi.
Seiring dengan perkembangan niche visual yang makin bertumbuh, di mana orang-orang mulai malas membaca teks yang panjang-panjang, Anda juga bisa mengembangkan bisnis Anda lebih pesat lagi.

13. Menarik Sponsorship

Jika Anda mengamati para YouTuber terkenal yang sukses di internet, Anda pasti tahu bahwa di hampir semua konten video YouTube mereka selalu ada unsur sponsorship dan advertisement. Dua aspek ini mereka manfaatkan untuk menghasilkan uang dari YouTube.

14. Melakukan Live Speaking untuk Meningkatkan Customer Engangement

Nantinya, jika Anda sudah memiliki fanbase atau fans yang cukup banyak, Anda dapat mengadakan meeting dan greeting. Anda mungkin saja membuat jadwal yang rutin agar komunitas Anda bisa bertumbuh.

Kegiatan ini dilakukan demi meningkatkan engangement Anda dengan para subscribers atau penonton setia Anda. Nantinya, Anda juga dapat menjual produk atau mempromosikan konten-konten lainnya pada saat acara berlangsung dan manfaatkan juga kesempatan ini untuk lebih mengenal siapa nice market Anda.

15. Berpikir Out of The Box

Anda perlu berpikir di luar kebiasaan jika Anda ingin menghasilkan video yang menarik untuk ditonton dari awal hingga akhir tayangan, lalu dibagikan kembali oleh orang-orang sampai akhirnya menjadi konten yang viral. Untuk itu, Anda jelas harus mampu membuat konten yang menarik.

Share this:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *