Bukit Indah Simarjarunjung, Pesona Danau Toba dari Tanah Simalungun

Share this:

tiantiangao.net – Destinasi wisata Danau Toba menjadi salah satu prioritas di kepemimpinan Presiden Jokowi. Bahkan, Danau Toba diharapkan bisa menjadi destinasi wisata berkelas internasional.

Namun tahukah Anda, Danau Toba tidak hanya terdiri dari danau alam besar tektovulkanik yang terdapat pulau di dalamnya yakni Pulau Samosir. Jika ingin melihat keindahan Danau Toba secara luas, datanglah ke Bukit Indah Simarjarunjung, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Sebelum melirik kecantikan Bukit Indah Simarjarunjung, Anda harus menjelajah keberadaan Kabupaten Simalungun, yang sedikit banyak masih kurang dikenal wisatawan. Pasalnya, pencapaian Kabupaten Simalungun menuju pariwisata Indonesia terbaik, kerap terbentur dengan ketenaran

Medan sebagai Ibu Kota Sumatera Utara serta beberapa wilayah lainnya di Sumatera Utara.

Keindahan pariwisata di Kabupaten Simalungun tidak bisa dipandang sebelah mata. Kehadiran suku bangsa di Simalungun yang didominasi oleh suku Batak Simalungun, Batak Toba, Batak Karo dan

suku pendatang seperti suku Melayu. Masyarakat di kabupaten ini didominasi oleh penganut Kristen Protestan maupun Katolik (47%), Islam (46,6 %), Buddha (2,06 %) dan Hindu (0,05%) serta Parmalim.

Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara memiliki 57 titik lokasi objek wisata, terdiri atas 30 lokasi wisata alam, 14 lokasi wisata agro, 4 lokasi wisata budaya, dan selebihnya adalah lokasi wisata rekreasi lainnya salah satunya adalah Bukit Indah Simarjarunjung yang bisa mempesonakan pandangan atas indahnya Danau Toba.

Danau Toba merupakan danau vulkanik terbesar di dunia yang terletak di Sumatera Utara. Kedalaman Danau Toba sekitar 450 m, dengan panjang 87 km dan lebar 27 km. Bahkan, danau ini

sebagai danau terdalam di dunia sekaligus terbesar ke-2 di dunia setelah Danau Victoria di Afrika.

Saking luasnya, Danau Toba ini dikelilingi 7 kabupaten sekaligus di antaranya Kabupaten Simalungun, Toba Samosir, Samosir, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Dairi, serta Karo.

Suasana Danau Toba di kala matahari terbenam

Pesona Danau Toba tak luput dari pantauan Jokowi, maka sangat wajar bila Danau Toba ditetapkan menjadi salah satu destinasi prioritas yang wajib dikembangkan untuk memancing kedatangan wisatawan mancanegara. Adapun 10 destinasi dimaksud adalah Borobudur, Danau Toba, Bromo

Tengger Semeru, Pulau Komodo, Pulau Seribu, Tanjung Kelayang, Mandalika, Wakatobi, Morotai, dan Tanjung Lesung.

Infrastruktur pun menjadi pedoman utama dalam mengembangkan wisata Danau Toba, agar para wisatawan lebih mudah untuk menggapai destinasi yang ada di Kabupaten Simalungun termasuk

menuju ke Bukit Indah Simarjarunjung. Melihat potensi tersebut, Bupati Simalungun JR Saragih mendukung pengembangan destinasi tersebut agar semakin meningkatkan pendapatan daerah dari sisi pariwisata.

Mengutip ucapan Menteri Pariwisata Arief Yahya, suatu destinasi wisata baru bisa dianggap sebuah pariwisata harus memiliki syarat yang mutlak dimana salah satunya persoalan aksesibilitas harus mudah digapai. Hal ini dipenuhi Kabupaten Simalungun.

“Bukit Indah Simarjarunjung menjadi pilihan destinasi wisata yang ada di Kabupaten Simalungun, apalagi tempat wisata ini menjadi bagian wisata dalam memajukan Danau Toba sebagai ikon wisata yang ada di Sumatera Utara khususnya di Kabupaten Simalungun,” ucap Bupati Simalungun JR Saragih, belum lama ini

Wisatawan nusantara menikmati pemandangan Danau Toba dari Bukit Indah Simarjarunjung

Selain faktor kemudahan dalam berwisata, maka Kabupaten Simalungun harus siap dari sisi sanitasi. Apalagi, persoalan satu ini menjadi hal yang tak bisa ditoleransi oleh Arief Yahya demi mengenalkan destinasi kepada publik dunia.

“Sanitasi menjadi faktor penentu kedatangan turis asing sehingga turis akan semakin betah di Indonesia karena memang Indonesia dikenal bersih dan itu harus dipenuhi oleh setiap daerah yang memiliki destinasi wisata,” papar Arief Yahya.

Bukit Indah Simarjarunjung

Meskipun terdapat beragam destinasi wisata di Kabupaten Simalungun, Bukit Indah Simarjarunjung menjadi salah satu andalan dari kabupaten tersebut. Destinasi wisata di kabupaten ini masih tergolong baru, padahal dari bukit ini Anda bisa melihat dan menikmati hamparan luas Danau Toba. Bagaimana tidak? Berada di Bukit Indah Simarjarunjung maka Anda bisa melihat empat mata angin dengan wilayah yang berbeda.

Pertama, bagian Barat, di sana terdapat bentangan Pulau Samosir yang membelah Danau Gunung Pusuk Buhit, lalu keunikan Tanjung Unta, Pulau Tao, Tuk-Tuk, hingga pelabuhan Fery Tiga Ras-Simanindo. Kemudian bagian Timur Kabupaten terdapat Asahan dan Batubara, lantas di bagian Selatan terdapat dataran tinggi Kabupaten Karo dengan Gunung Sibanung yang bisa disaksikan dari kawasan ini. Terakhir di bagian Utara bisa melihat Balige.

Jika berniat mendatangi tempat wisata ini, maka Anda harus menuju Jalan Simarjarunjung, Butu Bayu Pane Raja, Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Guna menggapai tempat ini, maka bisa menempuh rute dari Medan melalui Berastagi menuju Parapat maupun sebaliknya.

Bukit Indah Simarjarunjung secara perlahan mulai diburu wisatawan untuk dinikmati. Pasalnya, selain bisa menikmati Danau Toba, bukit ini terasa sejuk karena didominasi jutaan pohon pinus. Belum lagi, tersebar spot-spot indah yang bisa dijadikan untuk mengabadikan momen. Sebelum

sampai ke Bukit Indah Simarjarunjung, beraneka ragam spot ciamik pun terbentang di Danau Toba.

Salah satunya rumah pohon, yang keberadaannya juga tersebar di seluruh Indonesia yakni Bogor, Bandung, Malang hingga Yogyakarta. Pesona Danau Toba seakan bisa meluluhlantahkan penikmatnya. Sentuhan matahari terbenam menjadi pelengkap keberadaan pewisata di kawasan tersebut. Belum lagi, udara dingin yang siap menyelimuti tubuh Anda. Sehingga jangan lupa untuk menyelipkan jaket sebelum Anda berpergian ke tempat wisata ini

Sedikitnya lebih dari 5 rumah pohon, 2 buah ayunan, tempat bermain sederhana, lokasi nge-camp, warung dan tempat bersantai, secara perlahan ada karena wisatawan mulai membanjiri destinasi ini. Lokasi yang tentulah menjadi surga bagi pecinta selfie.

“Geliat pariwisata di kawasan Simarjarunjung memang sedang tinggi. Disepanjang jalan sebelum memasuki Bukit Indah Simarjarunjung, sudah banyak dibuka spot-spot berupa warung pinggir jalan yang juga menyajikan rumah-rumah pohon untuk berfoto,” ucap Kepala Dinas Pariwisata Pahala Sinaga.

Kawasan Bukit Indah Simarjarunjung memang masih dikelola secara swadaya oleh masyarakat lokal. Artinya, lokasi objek wisata merupakan tanah milik individu-individu yang diubah menjadi kawasan pariwisata. Apa yang dilakukan masyarakat sekitar dalam mengelola daerahnya menjadi satu objek wisata sesungguhnya patut diapresiasi.

“Bukit Indah Simarjarunjung menjadi pilihan untuk berlibur selain banyak spot fotonya, kami juga bisa memandangi Danau Toba dari ketinggian,” tukas Gisella wisatawan asal Aceh.

Share this:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *