Cerita Perjuangan Wanita yang Sudah Menopause di Usia 11 Tahun

Share this:

Amanda Lewis dari Nuneaton, Inggris, pertama kali mengalami menstruasi sesaat sebelum menginjak 11 tahun. Sejak saat itu Amanda mengalami siklus menstruasi yang normal, sampai 6 bulan kemudian tanpa sebab jelas tiba-tiba saja menstruasinya berhenti.

Berat badan Amanda naik hampir dua kali lipat hanya dalam beberapa bulan. Dirinya yang saat itu masih remaja tidak tahu apa yang terjadi pada tubuhnya.

“Di sekolah diberitahu bahwa menstruasi saya hanya sedikit berantakan, jadi saya tidak terlalu memikirkannya. Saya ke dokter justru karena peningkatan berat badan di mana baru ketahuan kalau tingkat hormon saya tidak teratur,” kata Amanda seperti dikutip dari BBC, Jumat (13/4/2018).

Di usia 13 tahun Amanda didiagnosa dengan kondisi langka menopause dini. Tidak diketahui penyebab pastinya namun ada kemungkinan berhubungan dengan kelainan genetik atau penyakit autoimun.

Karena kondisi tersebut Amanda yang sekarang berusia 30 tahun dianggap sebagai wanita menopause termuda di Inggris. Dirinya menopause 40 tahun lebih awal dari usia rata-rata menopause 51 tahun.

“Waktu itu saya masih kecil jadi tidak terlalu memahaminya. Baru pada usia 16-18 tahun kenyataan terasa begitu memukul ketika saya mulai memikirkan pacaran dan hal semacam itu,” ungkap Amanda.

Awal tahun 2017 lalu Amanda dan pasangannya memutuskan mengikuti program bayi tabung. Dengan menggunakan sel telur donor Amanda bisa hamil meski dirinya secara alami sudah mandul tidak bisa memiliki anak.

Dokter kini tengah berusaha bagaimana caranya agar embrio bisa sukses ditanam karena rahim Amanda tidak pernah mendapat kesempatan berkembang sempurna.

Share this:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *