Heboh Dokter Tembak Mati Istri di Klinik, Pelaku Tak Terima Digugat Cerai

Heboh Dokter Tembak Mati Istri di Klinik, Pelaku Tak Terima Digugat Cerai?

Share this:

CANTIKQQ – Heboh Dokter Tembak Mati Istri di Klinik, Pelaku Tak Terima Digugat Cerai? Dokter Letty Sultri harus merenggang nyawa setelah diberondong enam kali tembakan dari sang suami yang juga seorang dokter. Penembakan yang dilakukan oleh dr. Helmi, suami dr. Letty, terjadi di lokasi praktik dr Letty, tepatnya di Klinik Azzahra Medical, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (8/11) siang.

Melalui keterangan saksi, sebelum terjadi penembakan, dr Letty memang sedang praktik di klinik. Saat itu, dr Letty sedang berada di ruang pendaftaran klinik bersama salah seorang saksi yang merupakan karyawan klinik. Sang suami tiba-tiba mendatangi lokasi dan keduanya terlibat cekcok di luar klinik. Saat adu mulut, dr Letty menuju ke dalam ruangan untuk meminta pertolongan karena suaminya membawa senjata api. Namun, saksi ikut ketakutan dan berlari menghindar. Tak lama kemudian, terdengar suara letusan tembakan selama enam kali yang tertuju pada dr Letty.

“Tidak lama, para saksi mendengar suara letusan senjata api sebanyak enam kali. Kemudian pelaku melarikan diri meninggalkan TKP,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Rabu (9/11). “Pelaku menembak korban hingga tewas dengan gunakan senjata api.”

Kejadian tragis itu diduga berawal dari permasalahan rumah tangga keduanya. Pasalnya, saat itu dr Letty dan dr Helmi sedang dalam proses perceraian. Alasan dr Letty menggugat cerai dr Helmi karena kerap mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh sang suami. Akan tetapi, dr Helmi menolak untuk diceraikan oleh dr Letty.

“Selama proses (cerai) berlangsung, pelaku telah mengajukan beberapa kali ancaman kepada almarhumah akan membunuh almarhumah dan keluarga,” kata anggota keluarga dr Letty, Gulfan Afero, dilansir Detik, Jumat (10/11). “Sehingga terjadilah kejadian seperti ini.”

Lebih lanjut, sebelum menggugat cerai, dr Letty pernah dipukuli dr Helmi hingga lebam di sekujur tubuhnya. Kasus KDRT itu sempat dilaporkan dr Letty ke polisi dan telah menjalani visum. Namun, dr Letty tetap sering mengalami KDRT sehingga ia pun tak tahan dan mengajukan gugatan cerai.

“Kan saat ini masih proses bercerai. Mungkin dalam bulan ini nunggu hasil sidang ketok palu. Sidang sudah 2 kali ini. Klarifikasi saja sebelum ini, sudah ada kejadian KDRT adik saya setelah kejadian itu makanya itu minta cerai. Di visum juga sama dokter tapi adik saya belum menceraikan mungkin ada pertimbangan apa gitu,” tutur kakak dr Letty, Afifi Bachtiar, di kediaman dr Letty, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (9/11). “3 bulan yang lalu (mengurus proses cerai), dan kejadian terakhir itu baru dia minta cerai dan akhirnya pembunuhan ini.”

Selain KDRT, alasan dr Letty menceraikan dr Helmi juga disebabkan skandal pemerkosaan oleh sang suami. Korban pemerkosaan dr Helmi merupakan salah satu karyawan klinik tempat dr Letty bekerja. Akan tetapi, korban tak melaporkan kasus pemerkosaan ke polisi sehingga tak berlanjut. Meski begitu, dr Letty disebut tak tahan dengan skandal tersebut.

Kini, dr Helmi telah diamankan oleh pihak kepolisian dan akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Nantinya dr Helmi juga akan menjalani tes kejiwaan serta introgasi terkait kepemilikan senjata api. Dokter Helmi terancam hukuman penjara hingga 20 tahun atas tuduhan pembunuhan berencana yang dilakukan kepada istrinya.

Baca Juga : Kesaksian Warga Saat Dokter Tembak Istrinya di Klinik Azzahra


Tunjukkan kemahiran anda bersama member lainnya di CantikQQ dan Menangkan Jackpot Jutaan Rupiah
Dengan Tampilan Yang Cantik Akan Membuat Anda Nyaman Bermain di Situs Kami
1 ID dapat bermain 7Game Permainan. Game yang kami Sediakan Terjamin 100% Fair Play Dan Tanpa Bot
Menarik yang Disediakan CANTIKQQ, Yaitu : * BONUS TURN OVER 0.5% Setiap Minggunya * BONUS REFERRAL Terbesar 20% Seumur Hidup
Bank Support : BCA | MANDIRI | BNI | BRI | DANAMON | CIMB NIAGA
Link : mabesqq.com | jelitaqq.net

Share this:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *