Ini yang Terjadi pada Tubuh Jika Minum Terlalu Banyak Air

Share this:

Dehidrasi akan menyebabkan tubuh kekurangan cairan. Namun bagi para pemudik, minum air terlalu banyak justru dihindari karena bisa menyebabkan beser. Dilematis karena toilet umum tidak selalu mudah ditemukan di sepanjang perjalanan, dan kalaupun ada belum tentu bersih.

Walau kebutuhan cairan tubuh tetap harus dipenuhi, minum terlalu banyak atau berlebihan memang tidak dianjurkan. Selain karena bisa bikin beser, juga ada alasan lain yang terungkap dalam sebuah penelitian ilmiah paling mutakhir.

Peneliti mengatakan overhidrasi atau akumulasi cairan berlebih dapat menyebabkan kadar natrium yang sangat rendah atau mengakibatkan pembengkakan otak (hiponatremia). Kondisi pembengkakan otak ini lebih sering terjadi pada pasien usia lanjut dan dapat menyebabkan masalah kognitif dan kejang.

“Hiponatremia terjadi pada kondisi patologis umum, termasuk cedera otak, sepsis, gagal jantung dan penggunaan obat-obatan, seperti MDMA (ekstasi),” kata Charles Bourque dari McGill University di Kanada, seperti dikutip dari Indian Express.

Meskipun belum diketahui pasti bagaimana hiponatremia berkembang, penelitian ini menemukan bahwa kekurangan dalam mekanisme penginderaan hidrasi otak bisa menjadi penyebabnya.

Para peneliti mengatakan bahwa neuron penginderaan hidrasi otak tidak dapat mendeteksi overhidrasi dengan cara yang sama seperti mereka mendeteksi dehidrasi.

Overhidrasi mengaktifkan Trpv4, yaitu saluran kalsium yang dapat ditemukan di sel glial, yang berfungsi mengelilingi neuron penginderaan hidrasi. Bagian ini adalah pengawas sel yang terlibat dalam menjaga keseimbangan air dalam tubuh.

“Studi kami menunjukkan bahwa sebenarnya sel glial yang pertama kali mendeteksi keadaan overhidrasi kemudian mentransfer informasi ini untuk mematikan aktivitas listrik neuron (hidrasi sensing),” terang Bourque.

“Data spesifik kami akan menjadi penting bagi orang yang mempelajari hydromineral dan cairan homeostasis elektrolit, dan dokter yang merawat pasien yang menghadapi hiponatremia,” ujarnya lagi.

Dari hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Cell Reports tersebut, menunjukkan bahwa overhidrasi pertama kali diidentifikasi oleh saluran Trpv4 yang memicu pelepasan sejenis asam amino yang dikenal, taurin, yang bertindak sebagai tripwire untuk menghambat neuron penginderaan hidrasi.

“Model hiponatremia praklinis akan digunakan untuk memeriksa apakah mekanisme yang kami laporkan terpengaruh dalam kondisi ini dengan tujuan jangka panjang merancang perawatan baru atau alat diagnostik,” tandas Bourque.

Share this:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *