Kawasan Wisata Senggigi Lengang Pasca Gempa Lombok 7 SR

Share this:

Kawasan wisata Pantai Senggigi di Kabupaten Lombok Barat lengang pasca gempa 7,0 Skala Richter melanda Lombok. Biasanya kawasan ini ramai.

Senggigi yang merupakan pusat dan destinasi andalan penyumbang PAD pariwisata terbesar di Lombok Barat ini terpantau lengang sejak Senin pagi (6/8/2018). Sebabnya, hampir semua wisatawan mancanegara telah dievakuasi untuk meninggalkan wilayah Senggigi akibat adanya gempa bumi dahsyat yang berpusat di Pulau Lombok.

Andrew turis asal Italia yang ditemui detikTravel, sedang menunggu angkutan Bus Damri yang akan membawanya ke Bandara Internasional Lombok (BIL) untuk dibawa balik pulang ke nagara asalnya. Sehari sebelumnya pada Minggu pagi, (5/8) ia mengaku pergi berlibur ke Gili Trawangan bersama seorang temannya.

Sebelumnya ia memang tinggal di salah satu hotel yang ada di kawasan wisata pantai Senggigi. Namun karena adanya kejadian gempa yang terjadi pada Minggu malam itu ia akhirnya memutuskan untuk segera angkat kaki dari Lombok.

“Today I will go back to Italy,” ungkapnya.

Andrew dan 6 turis lainnya akan diangkut bus Damri menuju BIL. Kepada detikTravel Andrew juga bercerita pengalamannya meresakan getaran gempa di tengah Gili Terawangan.

Sementara itu, Lalu Sahnan(43), sopir bus Damri mengungkapkan bahwa sejak Senin pagi sudah lebih dari 5 kali bolak balik dari trayek Senggigi menuju BIL untuk mengangkut wisatawan yang berlibur di Senggigi.

“Semua turis ini akan dibawa ke BIL secara bertahap, sesuai jadwal.” katanya.

Dari pantauan detikTravel, di sekitar kawasan Senggigi, dampak kerusakan fisik akibat adanya gempa memang tidak terlalu signifikan. Hanya ada beberapa gedung mengalami keretekan di dinding temboknya. Beberapa turis mancanegara pun sedang bersiap-siap menunggu jadwal penjemputan untuk membawa mereka pergi meninggalkan Senggigi.

Ni Wayan, pedagang kaki lima di areal Pura Batu Bolong juga sangat merasakan suasana sepi pasca gempa. Ia mengaku di hari-hari biasa Pura Batu Bolong kerap dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara, namun sejak peristiwa gempa tak ada tamu yang datang berkunjung.

“Sepi sejak tadi pagi. Biasanya ada aja yang datang,” ungkapnya.

Share this:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *