Khotbah Tarawih, Imam Besar Istiqlal: Mematikan Orang Bukan Jihad

009127500_1526478293-20180516_191522
Share this:

Memasuki Bulan Ramadan, Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar meminta umat Islam semakin memahami makna jihad yang sebenarnya. Hal itu disampaikannya saat ceramah salat tarawih pertama di bulan suci ini.

“Mari kita tidak menyia-nyiakan Bulan Suci Ramadan ini. Lakukan jihad yang paling kuat adalah melawan diri sendiri,” tutur Nasaruddin di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (16/5/2018)

Meski tidak menyinggung sejumlah peristiwa bom bunuh diri yang terjadi belakangan ini dan sejumlah penangkapan terduga teroris dalam ceramahnya, Nasaruddin menjelaskan bahwa jihad yang sebenarnya adalah memberikan kemaslahatan bagi manusia.

“Bukan jihad yang aneh-aneh. Jihad itu untuk menghidupkan orang, bukan yang mematikan orang. Kalau mematikan orang artinya jauh dari jihad yang sebenarnya,” ujar dia.

Nasaruddin berharap umat Islam di Indonesia dapat kembali kepada nilai-nilai yang diajarkan oleh Nabi Muhammad. Termasuk dalam pelaksaan puasa tahun ini, agar tiap-tiap muslim berbenah diri sehingga mendapatkan keberkahan dan setiap amalannya diterima Allah swt.

“Mari di Bulan Suci ini kita kembali ke dalam rel yang sebenarnya,” Nassaruddin menandaskan.

Share this:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *