Konsumsi China Merosot, Harga Batu Bara Turun 2,9 Persen

Konsumsi China Merosot, Harga Batu Bara Turun 2,9 Persen
Share this:

              CantikQQ –  Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan Harga Batu bara Acuan (HBA) November 2018 sebesar US$97,90 per ton, menurun US$2,99 atau 2,9 persen dari bulan sebelumnya, US$100,89 per ton. 

Ketetapan ini tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 1994/K/30/MEM/2018 tentang Harga Mineral Logam Acuan dan HBA Bulan November Tahun 2018. 

Sebelumnya, HBA digunakan sebagai patokan dalam penjualan langsung (spot) selama satu bulan pada titik serah penjualan secara Free on Board di atas kapal pengangkut (FOB Vessel).

“Faktor penurunan HBA bulan ini (November) dipengaruhi pasar global akibat rendahnya konsumsi batu bara di Tiongkok sehingga berdampak pada ketatnya kebijakan impor batubara negara tirai bambu tersebut,” ujar Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerjasama Kementerian ESDM Agung Pribadi dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (6/11).

Tren penurunan harga batu batu telah terjadi sejak tiga bulan terakhir di mana pada Agustus HBA ditetapkan sebesar US$107,83 per ton dan September US$ 104,81 per ton. Namun bila dibandingkan dengan HBA November 2017, US$94,80 per ton, maka HBA November 2018 naik 3,16 persen. 

Konsumsi China Merosot, Harga Batu Bara Turun 2,9 Persen

Nilai HBA diperoleh dari rata-rata empat indeks harga batu bara yang umum digunakan dalam perdagangan batubara dunia, yaitu Indonesia Coal Index (ICI), Newcastle Export Index (NEX), Globalcoal Newcastle Index (GCNC), dan Platt’s 5900 pada bulan sebelumnya.

Penentuan ini disetarakan pada nilai kalori batubara 6.322 kcal per kilogram Gross As Received (GAR), kandungan air (total moisture) 8 persen, kandungan sulfur 0,8 persen as received (ar), dan kandungan ash 15 persen ar.

Sementara itu, mayoritas Harga Mineral Acuan (HMA) untuk 20 mineral logam juga mengalami penurunan di bulan November 2018. Misalnya, untuk harga nikel turun menjadi US$ 12.578,64 per dry metric ton (dmt) dari bulan sebelumnya, yaitu US$12.803,41 per dmt.

Sebagai catatan, HMA adalah salah satu variabel dalam menentukan Harga Patokan Mineral (HPM) logam berdasarkan formula yang diatur dalam Kepmen ESDM Nomor 2946 K/30/MEM/2017 tentang Formula Untuk Penetapan Harga Patokan Mineral Logam. Variabel penentuan HPM logam lainnya adalah nilai/kadar mineral logam, konstanta, faktor korektif, biaya pengelolaan (treatment cost), biaya penyulingan (refining charges), dan biaya logam (payable metal).

Besaran HMA ditetapkan oleh Menteri ESDM setiap bulan dan mengacu pada publikasi harga mineral logam pada index dunia, antara lain oleh London Metal Exchange, London Bullion Market Association, Asian Metal dan Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX).

Berikut daftar HMA November 2018:

1. Kobalt: US$59.670,91 per dmt, turun dari US$ 63.659,09 per dmt
2. Timbal: US$1.988,07 per dmt, turun dari US$ 2.040,55 per dmt
3. Seng: US$2.616,93 per dmt, naik dari US$ 2.422,42 per dmt
4. Aluminium: US$2.053,82 per dmt, turun dari US$1.699,33 per dmt
5. Tembaga: US$6.226,20 per dmt, naik dari US$ 5.956,98 per dmt
6. Emas sebagai mineral ikutan: US$1.204,9 per ounce, naik dari US$1.198,59 per ounce
7. Perak sebagai mineral ikutan: US$14,49 per ounce, naik dari US$14,43 ounce.
8. Ingot timah Pb 300: sesuai harga ingot timah yang dipublikasikan ICDX pada hari penjualan
9. Ingot timah Pb 200: sesuai harga ingot timah yang dipublikasikan ICDX pada hari penjualan
10. Ingot timah Pb 100: sesuai harga ingot timah yang dipublikasikan ICDX pada hari penjualan
11. Ingot timah Pb 050: sesuai harga ingot timah yang dipublikasikan ICDX pada hari penjualan
12 Ingot timah 4NINE: sesuai harga ingot timah yang dipublikasikan ICDX pada hari penjualan
13. Logam emas: sesuai harga logam emas yang dipublikasikan London Bullion Market Association (LBMA) pada hari penjualan
14. Logam perak: sesuai harga logam perak yang dipublikasikan London Bullion Market Association (LBMA) pada hari penjualan
15. Mangan: US$5,98 per dmt, naik dari US$5,94 per dmt
16. Bijih Besi Laterit/Hematit/Magnetit: US$0,82 per dmt, naik dari 0,79 per dmt
17. Bijih Krom: US$3,68 per dmt, naik dari US$3,41 per dmt
18. Konsentrat Ilmenit: US$3,56 per dmt sama dengan HMA Oktober 2018
19. Konsentrat Titanium: US$9,38 per dmt, turun dari US$9,48 per dmt
20. Nikel: US$12.578,64 per dmt, turun dari US$12.803,41 per dmt.

Share this:

One Comment on “Konsumsi China Merosot, Harga Batu Bara Turun 2,9 Persen”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *