Kontraknya Berakhir pada 2018, Marquez Akui Masih Betah di Honda

Share this:

tiantiangao.net – Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez, mengaku nyaman menjadi joki di pabrikan asal Jepang itu. Memulai kariernya di MotoGP pada 2013, Marquez langsung dipercaya untuk menunggangi motor dari salah satu tim dan pabrikan kenamaan di MotoGP itu. Setelah lima musim bersama Honda,

Marquez telah mengoleksi empat gelar (2013, 2014, 2016, dan 2017).

Dengan penampilannya itu, Marquez tentu memiliki ketertarikan untuk tetap berada di Honda dalam waktu yang lama. Sayangnya, kontraknya akan habis

pada akhir musim 2018. Meski demikian, The Baby Alien –julukan Marquez– tak berkecil hati dan ia akan terus membujuk para petinggi di Honda untuk bisa memperpanjang kontraknya.

“Kontrak saya akan selesai pada akhir 2018. Jadi inilah saatnya menegosiasikan kontrak Anda dan berbicara dengan tim serta produsen,” ujar Marquez, mengutip dari Crash, Jumat (8/12/2017).

“Tapi tentu saja saya selalu tidak pernah lupa bahwa Honda memberi saya kesempatan untuk berada di kejuaraan MotoGP. Honda memberikan saya perasaan dan kepercayaan diri yang saat ini saya miliki. Jadi kami akan lihat dan saya merasa sangat baik di Honda,” tambah Marquez.

Pembalap yang kini berusia 24 tahun itu memiliki prestasi mentereng sejauh membela Honda. Marquez mampu menjawab tantangan atas sejumlah keraguan yang menyelimuti beberapa petinggi Honda saat memutuskan meminangnya sebagai rider utama.

Bahkan saat menjalani musim keduanya bersama Honda (2014), Marquez mampu mengoleksi 13 podium tertinggi dalam satu musim. Sebanyak 10 podium diantaranya mampu didapatkan Marquez dalam 10 seri beruntun. Hasil ini membuat Marquez menjadi salah satu penantang juara terkuat di setiap musimnya.

Hingga saat ini, Marquez telah mengoleksi empat gelar juara dunia MotoGP selama lima musim keikutsertaannya. Dengan penampilan yang konsisten itu, Marquez digadang-gadang bisa menyamai torehan yang dimiliki oleh Valentino Rossi (Movistar Yamaha). Hingga saat ini, Rossi telah mengoleksi tujuh gelar juara dunia di kelas tertinggi MotoGP.

Share this:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *