Lelang ‘kebaikan’ IKEA untuk korban gempa Sulteng disambut antusiasme peserta

Share this:

CANTIKQQ – IKEA sebagai perusahaan ritel perabot rumah tangga asal Swedia punya visi menciptakan kehidupan yang lebih baik setiap harinya bagi setiap orang. Sejalan dengan visi itu, IKEA bekerjasama dengan Never Too Lavish mengadakan lelang.

Barang yang dilelang merupakan produk IKEA yang sudah di-customised oleh Never Too Lavish. Hasil lelang tersebut digunakan untuk membantu korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

Lelang dibagi dua cara, online dan offline atau secara langsung. Lelang online sudah dimulai sejak 26 Oktober 2018. Lelang secara langsung digelar pada Jumat 2 November 2018 mulai pukul 18.30 WIB di Restoran IKEA Alam Sutera.

Dalam lelang tersebut ada 11 produk IKEA ter-customised. Enam produk IKEA dilelang langsung (offline) sementara lima lainnya dilelang online.

Beberapa produk yang dilelang adalah Trones (kabinet sepatu hitam dengan gambar pulau Sulawesi), Trysil (lemari pakaian putih dengan kaca), Bjorknas (lemari lima laci dengan kayu birch), Malm (lemari tiga laci putih), Tarva (lemari tiga laci dengan kayu pinus), Strandmon (kursi bersayap bergambar Marilyn Monroe).

Lelang yang digelar langsung memperlihatkan antusias masyarakat untuk mencapai bid tertinggi. Bid atau tawaran tertinggi atas produk yang dilelang itulah yang akan disumbangkan, untuk membantu korban bencana di Palu dan Donggala.

Dari produk yang dilelang langsung, bid tertinggi adalah Rp15 juta untuk produk Trones atau kabinet sepatu hitam dengan gambar art Pulau Sulawesi. Lelangan itu diambil oleh George Samuel (26) yang ternyata sejak awal sudah mengincar Trones.

Alasannya pertama karena George jatuh cinta dengan sentuhan kreatif dari Never Too Lavish. Kedua adalah soal amal yang ternyata dimaknainya sangat mendalam.

“Ini bukan sekadar profitable tapi untuk membantu orang. Jadi sejak awal saya sudah meyakinkan diri enggak akan menurunkan nomor lelang. Its time to give. Buat saya nominal yang dikeluarkan enggak ada apa-apanya, dibanding penderitaan yang dialami korban bencana,” jelas George.

Melihat antusias peserta lelang, Country Marketing Manager IKEA Indonesia, Eliza Fazia mengaku kaget. “Ini adalah pengalaman pertama kami dari IKEA. Ternyata partisipannya luar biasa dan di luar dugaan.”

Sebagai informasi, total yang didapatkan dalam acara ‘Lelang untuk Kebaikan’ ini adalah sekitar Rp85 juta. Guna mendukung Program Pelacakan Reunifikasi Keluarga atau Family Reunification Tracing bagi korban bencana di Palu dan Donggala, seluruh dana yang terkumpul akan disalurkan langsung melalui UNICEF.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Share this: