Mencicipi Mango Yuzu Kreasi Chef Asal Indonesia di KOI Dessert Bar Sydney

Share this:

Kota Sydney, Australia terkenal dengan makanan enak dan restoran kerennya. Makanan citarasa Asia dan Barat bisa dicicipi di kota ini.

Atas undangan Destination New South Wales (DNSW) dan Singapore Airlines, detikfood diajak mencicipi beragam kuliner di kota yang terkenal dengan Opera House-nya ini. Minggu (3/6/2018), detikfood mampir mencicipi sajian KOI Dessert Bar.

Resto ini berada di 46 Kensington St, Chippendale NSW 2008, yang termasuk kawasan pusat kota. Pemilik resto dan kafe ini ialah 3 bersaudara dari Surabaya. Mereka adalah Ronald Poernomo, Arnold Poernomo dan Reynal Poernomo. Arnold mungkin tak asing lagi di Indonesia, Chef Arnold merupakan juri Masterchef Indonesia tahun 2013 menggantikan Chef Juna.

Sedangkan Reynald Poernomo, adik kedua Ronald adalah peserta Masterchef Australian season 7 di tahun 2015 silam. Saat berkunjung ke sana, hanya ada Ronald dan Reynald. KOI Dessert Bar memiliki bentuk bangunan kotak di kelilingi kaca dan memiliki 2 lantai.

Di depan restoran ini, terdapat etalase yang menampilkan kue-kue dan dessert yang disajikan bagi pengunjung. Deretan dessert atau makanan manis penutup itu, disusun rapi di meja kaca bening berbentuk kotak di depan pintu masuk. Beragam dessert disajikan, ada Citrus Jar, Red Cracker, Passion Colada, Apple, Pear, Strawberry Bells, Nomtelia, Strawberry Pillow, Black Sesame, Smooth Strawberry, Mango Yuzu.

“Di sini untuk dessertnya itu orang banyak suka ada 3, Mango Yuzu, Nomtelia, dan Strawberry Pillow,” ujar Ronald saat ditemui di KOI.

Ronald lalu menceritakan, Mango Yuzu merupakan kue yang berbahan dari telur, kacang almond dan bentuknya seperti mangga. Rasanya pun manis dan lembut teksturnya.

Selain itu ada Strawberry Pillow dan Pear and Salted Caramel yang juga turut disajikan. Nyam! rasanya manis dan pas. Dilihat dari warnanya cukup menggoda.

Strawberry Pillow merupakan dessert yang berwarna pink dan bentuknya persis seperti bantal. Rasanya lembut dan manis. Sedangkan Pear and Salter Caramel, bentuknya seperti sebuah pear dengan warna hijau.

Ronald lalu menceritakan tentang bisnis resotrannya yang telah lama digeluti keluarga besarnya. Dimulai dari sang nenek yang membuka restoran di Kupang, NTT bernama Rotterdam. Ia dan saudara kandungnya telah terbiasa tinggal di lingkungan restoran serta menghabiskan masa kecil di dapur.

“Oma dulu punya restoran di Kupang, namanya Rotterdam. Mama orang Kupang. Setelah itu orangtua pindah ke Surabaya dan punya restoran. Dari kecil kita grow up, mainnya di dapur dan restoran,” ungkap Ronald yang mengenakan baju hitam.

Di tengah wawancara, tiba-tiba Reynald datang membawa menu dessert. Namun, Reynald datang hanya dalam waktu hitungan 1-2 menit saja dan langsung kembali ke dapur. Sedangkan Ronald mengatakan menu yang disajikan adiknya ini adalah menu istimewa.

Wawancara dengan kedua kakak beradik ini pun hanya berlangsung singkat karena resto itu sedang jam sibuk. Keduanya harus kembali bekerja.

Share this:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *