Militer Rusia bakal larang tentaranya minum Coca Cola dan makan cokelat batangan

militer-rusia-bakal-larang-tentaranya-minum-coca-cola-dan-makan-cokelat-batangan
Share this:

Militer Rusia akan menghilangkan minuman ringan Coca Cola dan cokelat Snickers di kantin-kantin markas tentara.

Tidak baik jika tentara yang bertugas mengatakan minuman kesukaan mereka adalah Coca Cola dan makanan favorit mereka adalah cokelat batangan Snickers,” ujar Direktur Umum kontraktor pemerintah, Vladimir Pavlov, seperti dikutip dari kantor berita TASS dan dilansir laman Russia Today, Rabu (28/3).

“Sejauh ini kami belum menyasar Coca Cola, tapi baru cokelat batangan. Saya harap kami bisa segera menerapkan ini dalam waktu dekat,” kata Pavlov. Dia juga menuturkan perusahaannya kini tengah memperluas jaringan di sekitar 2.000 mesin penjual otomatis yang menjual makanan dan minuman yang terpasang di markas militer di seantero Rusia.

Publik sering menyoroti para pejabat soal risiko kesehatan akibat terlalu banyak mengonsumsi makanan cepat saji dan minuman bersoda. Publik juga mendesak diberlakukannya aturan untuk mengurangi risiko itu.

Pada pertengahan 2015, mayoritas anggota parlemen Serikat Rusia sudah menyiapkan rancangan undang-undang untuk melarang iklan makanan dengan kadar gula, garam, dan lemak tinggi. Jika undang-undang ini disahkan maka bisa membuat iklan makanan cepat saji dilarang.

Namun usulan ini mendapat respons negatif dari organisasi pengusaha dan Kementerian Kesehatan. Menurut kementerian, undang-undang itu bisa mengganggu anggaran untuk dana persiapan Piala Dunia 2018 di Rusia yang kebetulan disponsori resmi perusahaan Coca Cola.

Pada 2016 anggota parlemen dari Partai Rusia Berkeadilan meminta pemerintah memasang label peringatan pada kemasan makanan cepat saji dengan mengatakan langkah itu bisa mencegah obesitas dan meningkatkan kesehatan masyarakat. Namun hingga kini permintaan anggota parlemen itu bekum dipenuhi pemerintah. [

Share this: