Penerapan Ganjil Genap di Tol Paling Lama 2 Tahun

Share this:

Kebijakan pengurai macet di jalan tol seperti ganjil genap hanya bersifat sementara. Pemerintah tengah memutar otak untuk mencari kebijakan lain pengurai kemacetan yang bersifat jangka panjang.

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono mengatakan, sistem ganjil genap bukan permanen. Katanya, kebijakan tersebut tak lebih dari dua tahun.

“Jadi memang sistem ganjil genap sifatnya sementara, setahun, dua tahun tidak boleh lebih dari itu. Kita mulai memikirkan apa jangka panjangnya,” kata dia akses Gerbang Tol Cibubur 2, Selasa (17/4/2018).

Alternatif jangka panjang, menurut Bambang salah satunya ialah pengukur jalur (ramp metering). Ramp metering sendiri merupakan pengaturan kendaraan berdasarkan kepadatan kendaraan di tol.

“Jangka panjang alternatifnya banyak, kalau di jalan tol bisa ramp metering, kalau non-tol ERP electronic road pricing,” ujar dia.

Namun, Bambang belum menjelaskan secara rinci. Dia mengatakan, kebijakan jangka panjang perlu kajian yang matang sepert detil desain hingga pembiayaan.

“BPTJ sedang mengkaji kebijakan jangka panjang, kenapa jangka panjang, karena sistem ini perlu ada kajian, perlu detail engineering design (DED) seperti apa, perlu financing seperti apa,” tutupnya.

Share this:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *