Singapura Keluarkan Travel Advisory, Minta Warganya Tunda ke Lombok

Share this:

Kejadian gempa di Lombok membuat sejumlah negara khawatir akan keberadaan warganya di Lombok. Kini Singapura mengeluarkan travel advisory untuk warganya.

Seperti dilihat detikTravel dari situs resmi Ministry of Foreign Affairs atau Kemenlu Singapura, Senin (6/8/2018) Travel Advisory atau Travel Advice diberikan terkait gempa yang mengguncang Lombok sebesar 7,0 SR.

“A magnitude 7.0 earthquake was reported off Lombok around 1846 (18:46) hours local time on 5 August 2018, triggering a tsunami warning and causing damage to infrastructure and buildings. Multiple casualties have been reported. This earthquake followed a magnitude 6.4 earthquake on 29 July 2018. In view of the earthquakes and aftershocks in the Lombok area, Singaporeans should defer travel to Lombok during this period,”

“Gempa sebesar 7,0 SR dilaporkan mengguncang Lombok pada pukul 18:46 waktu setempat, 5 Agustus 2018. Dapat berpotensi tsunami dan berdampak pada kerusakan infrastruktur dan bangunan. Banyak korban yang telah dilaporkan. Gempa bumi ini juga berlangsung sebelumnya sebesar 6,4 SR pada 29 Juli 2018. Mengingat gempa bumi dan gempa susulan di daerah Lombok, warga Singapura harus menunda perjalanan ke Lombok selama periode ini,” tulis laman tersebut.

Selain itu warga Singapura juga diminta untuk melakukan pengubahan jadwal perjalanan dan meninggalkan area tersebut dengan pesawat komersial yang masih beroperasi di luar wilayah Lombok. Juga memperbarui informasi terkini melalui pihak keamanan dan media massa.

Warga Singapura di Indonesia juga diminta melapor kepada Kemenlu setempat, serta menghubungi Kedutaan Besar Singapura dan Indonesia jika terjadi hal yang tidak diinginkan.

Share this:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *