Suka Hot Dog? Ini Fakta Menarik Seputar Makanan Ikonik Amerika Ini

Share this:

Hot dog merupakan makanan yang disukai di Amerika setelah burger. Olahan roti panjang dengan isi sosis panggang ini ternyata menyimpan fakta menarik.

Di Amerika, hot dog selalu jadi santapan ketika Hari Kemerdekaan tiba. Banyak orang kompak menggelar pesta barbekyu dengan membuat hot dog di halaman belakang rumah.

Menurut organisasi National Hot Dog and Susage Council, puncak kepopuleran hot dog terjadi saat hari kemerdekaan Amerika dan hari buruh. Pada momen ini, ada sekitar tujuh miliar hot dog yang dimakan.

Tapi ada fakta menarik dibalik makanan praktis dan lezat ini. Apa saja itu? Dilansir dari Fox News (6/7) berikut 5 fakta menarik soal hot dog yang harus kamu tahu.

Dalam keterangan pers tahun 2015, National Hot Dog and Sausage Council menyatakan bahwa hot dog bukanlah sandwich. Meskipun bahan pembuatannya hampir sama tetapi banyak orang mengatakan keduanya berbeda.

Pedoman USDA menunjukkan hot dog memanglah sandwich, karena terdiri dari dua potong roti yang disisipkan daging. Bahkan Hakim Agung Ruth Bader Ginsburg memutuskan kalau hot dog dikategorikan sebagai sandwich.

Namun seiring berjalannya waktu, NHDSC mengatakan hot dog tidaklah pas disebut sandwich karena hot dog disajikan bukan bertumpuk melainkan bersusun ke samping. Akhirnya USDA melakukan kajian atas keputusannya.

Tokyo dog yang sekarang sudah tutup di Seattle memegang Guinness World Record karena menawarkan hot dog paling mahal di dunia. Hot dog ini dijual pada 2014 lalu.

Hot dog bernama ‘Junni Ban’ ini dibanderol dengan harga 169 USD atau Rp 2,4 juta. Hot dog ini terdiri dari bratwurst keju asap yang dilengkapi dengan jamur maitake, daging wagyu, foie gras dan truffle hitam. Toppingnya ada kaviar super mahal dan mayones dari Jepang, teriyaki bawang dan roti brioche.

Toko hot dog ini dikabarkan berhasil menjual enam hot dog fenomenal ini. Uniknya, hasil penjualan inni disumbangkan sepenuhnya ke Palang Merah Amerika.

Yang bisa mengemudikan Oscar Mayer Wienermobile hanyalah lulusan sekolah bergelar sarjana pamasaran, humas, periklanan, jurnalisme dan komunikasi. Pengendara yang terpilih ini hanya bertugas selama setahun.

Mobil ikonik besar berbentuk hot dog ini terbilang cukup populer. Setiap pengemudi menjalani pelatihan 40 jam pelatihan sebelum membawa mobil ini. Ukurannya yang besar membuat mobil ini harus selalu dibawa dengan hati-hati. Pasalnya akan jadi hal mengerikan jika mobil ini menabrak rumah warga.

Kontes makan hot dog selalu jadi ajang manarik bagi banyak orang, terutama bagi William ‘The Refrigerator’ Perry yang selalu menjuarai lomba. William cukup populer dikenal padahal pria ini memiliki saingan yang lebih jago.

Saingan William ini bernama Joey Chesnut yang mampu mengonsumsi 72 potong hot dog hanya dalam waktu 10 menit. Rekor ini ia rebut pada tahun 2017 lalu. Sementara William hanya mampu makan 12 hot dog dalam waktu 12 menit.

Etimologi istilah hot dog tidak pernah jelas hingga saat ini. Tetapi Oxford English Dictionary berpendapat jika nama ini mungkin dipengaruhi oleh asumsi banyak orang jika sosis pastilah mengandung daging anjing.

Sebuah dokumen menyebutkan pada awal abad ke-20, banyak orang mengonsumsi daging anjing. Ini dipertegas oleh Departemen Perdagangan Amerika Serikat tentang konsumsi daging anjing.

Bruce Kraig, seorang sejarawan hot dog dan profesor di Universitas Roosevelt di Illinois, juga memiliki teori alternatif. Mereka memberi tahu National Hot Dog and Sausage Council bahwa imigran Jerman yang awalnya mempopulerkan frankfurter di Amerika Utara. Sebutan hot dog disematkan sebagai lelucon tentang anjing Jerman yang bentuknya panjang, kecil dan kurus.

Share this: