Perlu Tahu! Ciri-ciri Sakit Jantung yang Tak Boleh Diabaikan

Share this:

Secara bergiliran, pasangan bakal capres dan cawapres mulai menjalani tes kesehatan. Pasangan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin mendapat jadwal pemeriksaan hari ini, sedangkan rivalnya Prabowo dan Sandiaga Uno pada hari berikutnya.

Belum juga hasil tes keluar, tuduhan sakit jantung sudah dialamatkan kepada salah satu kontestan Pilpres 2019. Diberitakan detiknews, tuduhan ini datang dari aktivis Ratna Sarumpaet yang menyebut Ma’ruf Amin sudah uzur dan sakit-sakitan.

Tuduhan ini dibantah oleh putri bungsu bakal cawapres KH Ma’ruf Amin, Siti Haniatunisa. Menurutnya, sang ayah baik-baik saja di usianya yang memang sudah 75 tahun.

Untuk memastikan seseorang memiliki penyakit jantung, sebenarnya ada beberapa jenis pemeriksaan medis yang bisa dilakukan. Mulai dari elektrokardiogram untuk merekam irama jantung, hingga echocardiogram atau disebut USG jantung.

Namun begitu, ada beberapa gejala yang mudah dikenali ketika jantung mulai bermasalah. Jika mengalami salah satu di antaranya, tidak ada salahnya segera periksa. Yuk, cek satu-satu:

1.Nyeri dada, apapun jenisnya

Gejala paling khas pada serangan jantung adalah nyeri dada. Tetapi dalam praktiknya, tidak ada yang bisa mendeskripsikan dengan pasti nyeri dada seperti apa yang berhubungan dengan masalah jantung. Beberapa orang meyebut dadanya terasa sesak seperti diduduki gajah, beberapa yang lain mengatakan seperti ditusuk-tusuk atau bahkan seperti terbakar.

Penting pula untuk dicatat, serangan jantung juga bisa muncul tanpa disertai nyeri dada. Dokter menyebutnya silent ischemia.

2.Keringat berlebih

Bagi yang aktif bergerak, banyak berkeringat tentu bukan hal yang aneh. Tetapi jika seseorang mudah keringatan meski jarang olahraga, maka perlu diwaspadai adanya sumbatan pada pembuluh darah. Ini membuat jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah, sehingga mudah berkeringat.

Pada perempuan, keringat berlebih akibat gangguan jantung dan pembuluh darah kerap rancu dengan gejala menopause. Salah satu gejala menopause memang berkeringat pada malam hari.

3.Mudah lelah

Mudah kelelahan atau ngos-ngosan ketika melakukan aktivitas sehari-hari, seperti naik turun tangga? Jika bukan karena sedang tidak enak badan seperti saat flu, maka perlu curiga ada masalah dengan fungsi jantung. Mudah kelelahan bisa saja terjadi karena jantung tidak berfungsi dengan maksimal, baik karena ada pembuluh darah yang tersumbat atau memang otot jantungnya melemah.

4.Kaki membengkak

Pembengkakan yang terjadi di bagian kaki bisa terjadi karena jantung gagal memompa darah dengan efektif. Gravitasi akan menyebabkan penumpukan darah di bagian bawah tubuh. Selain itu, gangguan pada jantung juga membuat ginjal sulit mengeluarkan cairan dan garam dari dalam tubuh, lalu menumpuk di sekitar kaki dan memicu pembengkakan.

5.Batuk yang tidak jelas penyebabnya

Batuk yang tidak sembuh-sembuh lebih sering disebabkan oleh infeksi, termasuk tuberkulosis (TB atau TBC). Namun jika hasil tes laboratorium tidak menunjukkan adanya infeksi, maka tidak ada salahnya melakukan pemeriksaan jantung. Batuk bisa juga disebabkan oleh kebocoran pembuluh darah di paru-paru, yang biasanya terjadi ketika jantung gagal mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah.

Share this:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *