RI Caplok Saham Freeport, Saham-saham BUMN Tambang Kompak Menguat

Share this:

Pemerintah akhirnya telah mencapai kesepakatan untuk membeli 51% saham PT Freeport Indonesia (PTFI). Kesepakatan itu tertuang dalam penandatanganan Head of Agreement (HoA) yang dilakukan oleh PT Inalum dengan Freeport McMoran.

Setelah kesepakatan itu ditanda tangani kemarin sore, hari ini saham-saham anak usaha PT Inalum yang tergabung dalam holding BUMN tambang seluruhnya menguat.

Melansir data RTI, Jumat (13/7/2018), saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) pagi tadi dibuka naik 2,32% dari penutupan kemarin Rp 860 menjadi Rp 880. Setelah itu saham ANTM juga terus menguat hingga sentuh level tertinggi Rp 945.

Sementara saham PT Timah Tbk (TINS) pagi tadi dibuka naik 1,22% dari penutupan di hari sebelumnya Rp 820 menjadi Rp 830. Sahan TINS juga terus berada di zona hijau hingga sempat menyentuh level Rp 860.

Saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) pagi tadi juga dibuka menguat 1,65% dari harga penutupan kemarin Rp 4.230 menjadi Rp 4.300. Namun saham PTBA berbalik ke zona merah, hingga pukul 11.05 waktu JATS saham PTBA turun 0,71% ke posisi Rp 4.200.

Sekedar informasi, penandatanganan HoA tersebut, maka proses akuisisi 51% saham Freeport Indonesia resmi dimulai. Ditargetkan prosesnya rampung pada akhir Juli 2018, meskipun batas maksimal penyelesaiannya 60 hari sejak HoA diteken.

Dibutuhkan pula dana sebesar US$ 3,85 miliar atau Rp 53,9 triliun (kurs Rp 14.000) untuk menjadi pemegang saham mayoritas di perusahaan tambang asal Amerika Serikat (AS) tersebut.

Pemerintah pun tidak merasa keberatan, lantaran sudah ada 11 perbankan nasional baik dalam negeri maupun swasta nasional yang akan memberikan pinjaman sebagai modal Inalum mengakuisisi 51% saham Freeport Indonesia.

Share this: