Suka Makanan Pedas? Ini 5 Manfaat Kesehatan yang Kamu Dapat

Share this:

Kamu suka makan pedas? Ternyata makan pedas tak selalu bisa buat kamu mules saja, lo. Makan pedas juga dipercaya dapat memberikan sejumlah kesehatan pada tubuh.

Oleh karenanya mulai dari sekarang ini, kamu bisa sedikit menambahkan bumbu yang pedas pada makananmu. Melansir Healthline, Selasa (9/1/2018), berikut lima manfaat dari makanan pedas.

1. Mempercepat metabolisme

Kunyit, lada, cabai hingga kayu manis yang mampu berikan rasa pedas dalam makanan, ternyata telah terbukti dapat meningkatkan metabolisme dalam tubuh.

Proses metabolisme yang cepat, dapat meningkatkan energi dan perbaikan sel-sel dalam tubuh. Apalagi untuk kamu yang tak bisa mengontrol makan, hidangan pedas juga dikenal dapat menurunkan rasa lapar.

2. Melawan inflamasi

Rasa pedas pada kunyit dan jahe dianggap dapat mengurangi inflamasi atau peradangan dalam tubuh. Menurut pengobatan kuno Ayurvedic di India, mereka telah menggunakan bahan-bahan dapur seperti kunyit, jahe, dan bawang putih untuk mengobati artritis, sakit kepala hingga mual.

3. Memperpanjang umur

Bedasarkan penelitian Harvard and China National Center for Disease Control and Prevention, mengungkapkan makan-makanan yang mengandung rasa pedas selama enam atau tujuh kali dikonsumsi selama seminggu, punya manfaat dapat memperpanjang umur.

Penelitian pada 2015 itu melihat makanan pedas bisa menurunkan angka kematian sebanyak 14 persen dari penyakit kanker, penyakit jantung iskemik dan penyakit pernapasan.

4. Melawan kanker

Menurut studi dari UCLA, kandungan capsaicin sebagai komponen aktif dari bubuk cabai telah dibuktikan dapat memperlambat dan menghancurkan sel kanker.

Selain itu, mereka juga membuktikan capsaicin menghambat pertumbuhan kanker prostat pada tikus tanpa mempengaruhi sel-sel lainnya.

5. Membunuh bakteri pada tubuh

Jintan dan kunyit yang memberikan rasa pedas dalam makanan dipercaya mengandung antioksidan dan antimikroba. Hal ini menunjukan bahwa kandungan dalam bumbu jintan ataupun kunyit bisa digunakan dalam makanan agar melawan bakteri dalam tubuh.

Share this:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *